Saatnya Mempertanyakan Politik Moral
MESKI pada dasarnya bahwa manusia adalah sama, tapi politik kerap yang membedakan. Apalagi ketika politik bermahkota kekuasaan, manusia yang punya ligitimasi ini dinilai lebih –baik ini dalam pengertian harfiah maupun konotatif. Entah kemudian politisi itu tidak menemukan bakat yang sesuai minatnya, atau usahanya mengasah bakatnya itu tak maksimal sehingga ia bukan menjadi orang yang sukses, itu menjadi soal lain yang berkembang kemudian.
Memperbaiki Pemilu

Mempersiapkan Pemimpin Operasional
Menjelang kampanye pemilihan presiden dan wakil presiden mendatang tiba waktunya para calon mulai menimbang dan mengajak calon-calon pemimpin bangsa yang akan ditugasi sebagai pembantunya yang terdekat. Calon-calon pembantu itu sebaiknya diajak berkeliling untuk mendalami penyampaian visi, misi serta mendengarkan dan menangkap aspirasi rakyat. Aspirasi itu dituangkan dalam program-program pembangunan yang dalam kesempatan kampanye ditawarkan kepada rakyat di daerah lainnya. “Uji petik” program dan kegiatan yang diterjemahkan dari visi dan misi serta tanggapa aspirasi rakyat itu pasti menjadi bahasan dan ditanggapi rakyat. Apabila diperlukan, berdasarkan tanggapan itu program yang ditawarkan direvisi kembali menjadi arahan pembangunan yang aspiratif. Baca selebihnya »
SBY dan Partai Demokrat Penentu Kesuksesan Orde Reformasi
Oleh Drs.H.Usman Yatim, MPd
Pileg (Pemilu legislative) kini masih dalam masa penghitungan dan penetapan suara yang pada akhirnya nanti menghasilkan calon legislative terpilih. Biarpun di sana-sini pileg banyak terdapat kekurangan, bahkan dinilai sebagai pileg paling amburadul sepanjang sejarah penyelenggaraan pemilu, tampaknya hasil pileg akan tetap dapat diterima walau dengan banyak catatan. Hasil pileg kali ini menunjukkan 9 parpol, yaitu Partai Demokrat, Partai Golkar, PDI Perjuangan, PKS, PAN, PPP, PKB, Gerindra dan Hanura akan menempatkan wakilnya di Senayan. Baca selebihnya »
Pemilu Membangun Optimistis
TANPA bermaksud menggurui, kita mintakan kepada para pimpinan penempuh kebijakan agar tetap komitmen: jangan pongah. Masih kita sadari tidak sedikit “musibah” yang menimpa warga masyarakat akibat kepongahan kebijakan-kebijakan pimpinan menumpuh strategis yang masih bersifat egosentris. Terlebih situasi perpolitikan kini niak suhunya. Baca selebihnya »
Setelah Caleg, Giliran Capres Memikat Rakyat
Baru saja Pilcaleg berakhir. Yang terpilih dengan suara terbanyak pasti bersyukur dan menyatakan bahwa Pilcaleg berlangsung dengan baik. Yang tidak terpilih pasti akan menyatakan bahwa Pilcaleg tidak memuaskan. Seperti pesta yang mengundang peserta massal, disana-sini akan mencuat ketidak puasan karena berbagai alasan. Salah satu alasannya adalah Daftar Pemilih Tetap (DPT) dengan nama caleg salah cetak atau tidak lengkap, jumlah kartu suara yang tidak mencukupi, atau cacat, dan tata cara pencontrengan yang kurang dipahami. Baca selebihnya »
MK tak Layani Perselisihan Suara Diajukan Perseorangan
Anggota DPR 2009-2014 akan Ditatar tentang Korupsi
Harakiri dan Pembelajaran Politik
Hari Pemilu legislative baru saja berlalu. Kini, saat-saat penghitungan suara terus dilakukan, para calon legislatif tentu bertanya-tanya, apakah pada akhirnya mereka nanti akan dapat terpilih sebagai wakil rakyat, apakah anggota DPR RI, DPD, DPRD I atau DPRD II? Baca selebihnya »