Usman Yatim Center

Membangun Iman dan Karakter

Yayasan Damandiri Terus Berkiprah

Oleh Drs.H.Usman Yatim, MPd

ImageYayasan Dana Sejahtera Mandiri atau disebut Yayasan Damandiri, pada 15 Januari 2009 memperingati ulang tahunnya yang ke-13. Lembaga yang didirikan oleh almarhum HM Soeharto sebagai pribadi yang ketika itu masih menjabat Presiden RI, kini dipimpin oleh Prof. Dr. Haryono Suyono MA, mantan Kepala BKKBN (Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional), mantan Menteri Kependudukan, dan mantan Menko Kesra dan Pengentasan Kemiskinan.

Sejak didirikan pada 15 Januari 1996, Yayasan Damandiri terlihat masih tetap berada pada jalur tujuan utamanya, yaitu membangun sumber daya manusia, dengan menempatkan diri sebagai wadah bagi masyarakat untuk bergotong-royong mewujudkan tingkat kesejahteraan sejati dan taraf hidup mandiri. Sebagai mitra, Suratkabar MADINA yang banyak melihat dari dekat apa yang dilakukan oleh Yayasan Damandiri di bawah pimpinan Bapak Haryono Suyono, harus mengakui bahwa kiprah yayasan ini terlihat tetap sesuai dengan visi dan misinya, yaitu menggerakkan kepedulian dan kebersamaan masyarakat untuk membantu pemerintah dalam penanggulangan dan pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Yayasan Damandiri merupakan sedikit lembaga yang benar-benar serius turut berperan serta bersama Pemerintah dan masyarakat dalam membangun keluarga- keluarga Indonesia agar dapat berperan sebagai subyek pembangunan yang handal. Yayasan ini terus berupaya menggali, menerima dan mengelola sumber dana yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya bagi keluarga yang patut untuk diberdayakan. Yayasan ini juga terus memberikan pengayoman, kemudahan dan bantuan bagi pengabdi pembangunan dan keluarga-keluarga yang berjasa dalam upaya mengentaskan kemisikinan yang kini jumlahnya tetap masih besar.

Yayasan Damandiri teguh melaksanakan visi dan misinya membangun sumber daya manusia, manusia Indonesia seutuhnya, melalui proses pemberdayaan yang tuntas dan berkelanjutan. Upaya ini dilakukan secara bertahap dengan mengembangkan jaringan yang sangat luas dan berkesinambungan. Pada tingkat pusat, Yayasan Damandiri bekerja sama dengan pemerintah khususnya dengan Departemen dan Instansi terkait, antara lain Departemen Pendidikan Nasional, Kementerian Pemberdayaan Perempuan, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal, Departemen Kesehatan, Departemen Sosial, Kementerian Perumahan Rakyat serta Kementerian Koordinator bidang Kesra.

Selain itu itu, Yayasan Damandiri juga bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik, TVRI Pusat dan Daerah, serta lembaga-lembaga swadaya masyarakat seperti Yayasan Stroke Indonesia (Yastroki), DNIKS, Hipprada, dan banyak lembaga sosial lainnya. Sementara di daerah, Yayasan Damandiri bekerja sama dengan Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi, lembaga keuangan, termasuk Bank Pembangunan Daerah dan lainnya, baik dari kalangan pemerintah maupun dari kalangan swasta serta lembaga/organisasi masyarakat.

Tidak dapat dipungkiri, kiprah Yayasan Damandiri yang sampai saat ini terus bergelora banyak karena berkat orang-orang yang sungguh-sungguh mengabdi, melaksanakan program yayasan sebagaimana amanat dari para pendiri, terutama dari Pak Harto yang seolah telah menitipkan pesan pribadinya untuk selalu peduli dengan rakyat kecil. “Pak Harto selalu berpesan agar kita peduli dengan rakyat. Berulang-ulang Pak Harto menyebut kata rakyat, lakukan dan berbuat untuk rakyat,” kata pak Haryono, saat saya bersamanya di Malang, 22 Desember 2008.

Terlalu banyak program Yayasan Damandiri yang layak dicatat dan disosialisasikan, terutama lewat SK MADINA agar dapat membangkitkan semangat lembaga swadaya masyarakat lainnya untuk juga ikut melakukan kegiatan serupa. Kegiatan itu antara lain dapat dalam bentuk penyaluran skim kredit yang dikaitkan dengan Pembinaan Usaha Keluarga Sejahtera Mandiri atau Pusaka Mandiri (Pundi) dan Kredit Sudara untuk perluasan usaha, peningkatan kemampuan manajemen, pemasaran, dan pengembangan modal. Selain itu dapat pula dalam bidang kesehatan, seperti ikut  memberikan bantuan berupa anjuran kepada lebih dari 100 Pemerintah Daerah Propinsi dan Kabupaten/Kota untuk memberikan perhatian dan komitmen terhadap pembangunan mutu sumber daya manusia melalui ceramah pencerahan, anjuran untuk membangun dengan menempatkan manusia sebagai titik sentral pembangunan, dan mengajak bidan kembali ke desa.

Sementara itu dalam bidang pendidikan atau pengembangan SDM, Yayasan Damandiri mengembangkan kerjasama dengan banyak Perguruan Tinggi di Indonesia. Kerjasama antara lain dilakukan dengan membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang telah memasuki semester ke 7 atau ke 8 untuk segera menyelesaikan kuliahnya dengan mengganti biaya SPP mereka. Kerjasama Yayasan Damandiri dengan Perguruan Tinggi ternama juga dimanfaatkan untuk membina SMA yang dikembangkan menjadi SMA Unggul. Selain itu, bekerjasama dengan Perusahaan Asuaransi Bumi Putera dan Bumi Putera Muda (Bumida), diberikan jaminan kepada lebih dari 100.000 nasabah Kredit Pundi dan Sudara yang disalurkan oleh Yayasan Damandiri kepada Bank mitranya.

Sementara itu kini sedang giat-giatnya Yayasan Damandiri mengembangkan Posdaya (Pos pemberdayaan keluarga), sebagai upaya pemberdayaan keluarga dan pembangunan manusia untuk mencapai sasaran MDGs yang telah dicanangkan pemerintah, sekaligus sebagai ajang pelatihan untuk para mahasiswa dan siswa yang mengikuti program Yayasan Damandiri. Posdaya yang dikembangkan sejak 2007 ini adalah forum kebersamaan yang anggotanya diharapkan mengambil prakarsa dan melakukan kegjatan nyata memberdayakan dan membangun SDM dalam lingkungannya, yaitu RT, RW, dukuh atau dusunnya. Upaya pembangunan ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan dan kemampuan peran keluarga dalam melaksanakan 8 fungsinya, yaitu fungsi keagamaan, fungsi budaya, fungsi cinta kasih, fungsi perlindungan, fungsi reproduksi dan kesehatan, fungsi pendidikan, fungsi ekonomi atau wirausaha, dan fungsi lingkungan.

Melihat dari kiprah Yayasan Damandiri selama ini, kiranya layak menjadi model bagi lembaga swadaya masyarakat untuk membantu program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, terutama keluarga. Lembaga semacam Yayasan Damandiri masih sangat dibutuhkan dalam rangka berkaya nyata mendukung pembangunan bangsa, mewujudkan cita-cita atau tujuan nasional sebagaimana diamanatkan Undang-undang dasar 1945, yaitu membangun masyarakat sejahtera, adil dan makmur.  Kita berharap, segenap jajaran Yayasan Damandiri di bawah kepemimpinan Bapak Haryono Suyono tetap selalu penuh semangat, terus berkomitmen dan mendapat ridha Allah Swt. Dirgahayu Damandiri!

Penulis adalah dosen Fikom UPDM(B) Jakarta

sumber : www.madina-sk.com

Januari 10, 2009 - Posted by | Karya Tulisan

1 Komentar »

  1. happy birthday

    Komentar oleh HHR | Februari 1, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: