Usman Yatim Center

Membangun Iman dan Karakter

“Quick Count Layak Dipercaya, Namun Mari Tunggu Hasil KPU”

(Cikeas, MADINA): Meskipun banyak lembaga survey melakukan penghitungan cepat (quick count) untuk hasil pemungutan suara Pemilu Legislatif 2009, namun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta seluruh masyarakat tetap menunggu hasil penghitungan resmi yang dilakukan KPU. “Mari kita berikan dukungan, seraya memastikan proses penghitungan yang dilaksanakan KPU dan jajarannya mulai dari TPS hingga tingkat nasional itu berjalan baik, aman, tertib sehingga tidak ada masalah apapun,” ujar SBY dalam pernyataannya kepada wartawan di kediaman pribadinya, Puri Cikeas Indah, Bogor, Kamis (9/4) malam.
“Sekarang ini yang kita dapatkan adalah hasil quick count dari berbagai lembaga survey. Kita tahu bahwa lembaga-lembaga survey itu tentu akan mempertahankan reputasinya. Tidak mungkin mereka begitu saja mengeluarkan quick count
yang suatu saat sulit dipertanggungjawabkan. Dengan asumsi itu saya yakin bahwa akurasi dari semua quick count yang dilakukan lembaga survey tersebut layak dipercaya,” ujar SBY.

Sebagaimana pengalaman tahun 2004, perbandingan hasil penghitungan cepat dengan hasil akhir yang dilakukan KPU ternyata tidak jauh berbeda. “Namun demikian, sekali lagi, saya mengajak seluruh rakyat Indonesia tetap ikuti dan menunggu hasil penghitungan yang dilakukan KPU,” Presiden SBY menjelaskan.

Menurut hasil penghitungan cepat dari berbagai lembaga survey, Partai Demokrat menempati posisi pertama dalam perolehan suara. Sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, SBY bersyukur dengan capaian ini. “Dengan apa yang kita dapatkan seperti ini tetap kita memerlukan kebersamaan dalam menjalankan roda pemerintahan yang akan datang, dalam menjalankan kehidupan bernegara lima tahun mendatang,” kata SBY.

SBY menegaskan, jika rangkaian pemilu ini berlangsung dengan baik, pada hakikatnya rakyat Indonesia menang dan berhasil dalam Pemilu.

“Saya memegang kata-kata saya sejak tujuh bulan yang lalu ketika saudara menanyakan kepada saya di Istana Negara, apakah Partai Demokrat tidak segera melakukan pembicaraan menyangkut koalisi, apakah Partai Demokrat tidak segera membahas siapa pasangan capres dan cawapres yang akan datang. Saya katakan belum, kami masih fokus kepada pemilu legislatif, tetapi kami tetap membuka ruang bagi sebuah komunikasi. Hanya belum berbicara tentang koalisi dan pasangan capres dan cawapres,” SBY menegaskan.

“Besok kami konsekuen untuk mulai melakukan komunikasi-komunikasi politik. Tentunya tidak harus saya, ada ketua umum dan fungsionaris yang lain. Dalam kaitan inilah, barangkali dinamika politik di negeri kita hari-hari medatang akan lebih menarik. Partai Demokrat tidak mengubah sikap kami, kami mengajak sebuah kebersamaan dalam pemerintahan yang akan datang dan juga hubungan yang sehat antara pemerintah dan parlemen. Dengan demikian tentunya akan banyak yang dapat kita capai lima tahun mendatang,” SBY menambahkan.

SBY sebagai salah satu capres, jika Partai Demokrat memenuhi syarat, menyatakan akan menjalankan tugasnya berkompetisi kembali dalam pemilihan presiden mendatang. “Kompetisi itu saya yakini sebagai kompetisi yang sehat. Kalau kompetisinya sehat, maka siapapun yang terpilih rakyat akan ikhlas menerima. Dengan dukungan rakyat yang tinggi tentu pemerintahan yang dijalankan dapat berjalan baik,” kaya SBY mengakhiri pernyataannya. (osa/pressby.info)

sumber : www.madina-sk.com

April 10, 2009 - Posted by | Berita Seputar Pemilu | , , , , , , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: